You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
30 Petugas Gabungan Razia Angkutan Umum dan Angkutan Barang
photo Nurito - Beritajakarta.id

Petugas Razia Angkutan Umum dan Barang di Klender

Petugas gabungan Dinas Perhubungan, Kepolisian, TNI dan Satpol PP menggelar razia di atas Flyover Klender, Jl Bekasi Raya, Pulogadung, Jakarta Timur. Razia yang dilaksanakan sekitar 30 petugas tersebut menyasar angkutan umum dan barang melanggar aturan.

Kendaraan yang tak dilengkapi surat-surat langsung diproses dan kena sanksi tilang atau bahkan stop operasi

Pantauan Beritajakarta.com, puluhan kendaraan roda empat terutama truk, mobil boks dan bak terbuka dihentikan. Kendaraan yang tak dilengkapi surat-surat langsung dikenai sanksi, mulai dari tilang hingga stop operasi.

Komandan Regu Sudin Perhubungan dan Transportasi Jakarta Timur, Dwi Herianto mengatakan, sasaran razia gabungan ini adalah angkutan umum dan mobil barang. Jika ditemukan kendaraan yang tak dilengkapi surat-surat kendaraan langsung ditilang. Bahkan, jika surat tidak ada sama sekali langsung dikandangkan atau setop operasi.

DKI Intensifkan Razia Parkir Liar

"Masih banyak pelanggaran lalu lintas. Makanya kami rutin lakukan razia gabungan," katanya, Senin (28/3).

Data sementara hasil razia, ada dua mobil yang dikandangkan dan tujuh bajaj ditilang. Jenis pelanggarannya adalah lantaran surat-surat kendaraan tidak ada.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6862 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5675 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3339 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2125 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1893 personAnita Karyati